TAKAWA.ID - Pelatih asal Spanyol, Pep Guardiola, resmi mengumumkan perpisahannya dari kursi kepelatihan Manchester City setelah satu dekade penuh kesuksesan di Stadion Etihad. Kabar tersebut turut diumumkan melalui akun media sosial Manchester City pada Jumat (22/5/2026).
Pep Guardiola diketahui telah menjadi sosok penting dalam sejarah Manchester City sejak bergabung pada 2016. Selama 10 tahun menangani klub berjuluk The Citizens itu, ia sukses mempersembahkan 20 trofi bergengsi, termasuk gelar Liga Champions pertama klub pada 2023 yang menjadi salah satu pencapaian paling bersejarah dalam karier kepelatihannya.
Pelatih bertalenta tersebut memulai karier kepelatihan senior pada 2008 bersama FC Barcelona. Bersama klub Catalan itu, Pep mencatat sejarah dengan mempersembahkan sixtuple pertama di era modern. Setelah itu, ia melanjutkan karier di FC Bayern Munich selama tiga musim dan berhasil membawa klub Jerman tersebut meraih gelar Bundesliga secara beruntun, sebelum akhirnya bergabung dengan Manchester City pada 2016.
Dilansir dari akun Instagram Manchester City, Sabtu (23/5/2026), Pep mengaku tidak menyangka dapat bertahan selama satu dekade bersama klub asal Manchester tersebut.
“Saya tidak tahu kata-kata yang tepat. Puas, bahagia, bangga. Ini adalah pengalaman seumur hidup saya. Kalau tidak, saya tidak akan berada di sini selama 10 tahun. Saya tidak bisa lebih bersyukur atas jumlah cinta dan kasih sayang yang saya rasakan, bukan hanya dalam beberapa hari ini, tetapi selama bertahun-tahun,” ungkap Pep.
Seiring kepergian Guardiola, Manchester City dikabarkan akan menunjuk mantan pelatih Chelsea, Enzo Maresca, sebagai nahkoda baru tim. Warisan besar Pep Guardiola diyakini akan selalu dikenang oleh publik Etihad, terutama atas keberhasilannya menjadikan Manchester City sebagai salah satu klub paling dominan di Eropa.

















