TAKAWA.ID - Malam megah di Ullevaal Stadion berubah menjadi panggung pesta bagi FC Barcelona Femení. Tim raksasa Spanyol itu tampil luar biasa untuk menghancurkan Olympique Lyonnais Féminin dengan skor telak 4-0 pada final Liga Champions Wanita, Minggu (24/5/2026).

Kemenangan ini bukan sekadar gelar biasa. Barcelona Femeni resmi mengukuhkan diri sebagai penguasa sepak bola wanita Eropa dengan koleksi empat trofi Liga Champions Wanita.

Meski akhirnya kalah telak, OL Lyonnes sempat menunjukkan tajinya di babak pertama. Klub asal Prancis itu bermain agresif dan bahkan membuat pendukung Barcelona terdiam sesaat ketika bola bersarang ke gawang. Namun harapan Lyon langsung pupus setelah VAR menganulir gol tersebut karena offside.

Selamat dari ancaman, Barcelona bangkit dengan wajah berbeda selepas turun minum. Intensitas serangan meningkat drastis, dan petaka bagi Lyon dimulai lewat kecerdikan Ewa Pajor. Striker asal Polandia itu membuka keunggulan Blaugrana lewat penyelesaian klinis yang membuat pertahanan lawan kehilangan arah.

Belum sempat Lyon bernapas, Pajor kembali menghukum mereka sekitar 15 menit kemudian. Gol kedua itu seperti mematikan semangat juang wakil Prancis yang mulai kehilangan kendali permainan.

Saat Lyon mencoba bangkit, Barcelona justru makin beringas. Pemain muda sensasional Salma Paralluelo muncul sebagai mimpi buruk di penghujung laga. Dua gol cepatnya menjadi penutup sempurna pesta Blaugrana di Oslo.

Skor 4-0 bertahan hingga peluit panjang berbunyi. Barcelona Femeni pun berpesta, sementara OL Lyonnes harus kembali menelan kenyataan pahit karena belum juga mampu merebut kembali mahkota Eropa dalam empat tahun terakhir.