TAKAWA.ID - Kekalahan Brasil dari Norwegia dengan skor 2-1 di Piala Dunia menjadi pukulan telak bagi Selecao. Hasil tersebut bukan hanya mengakhiri perjalanan mereka di turnamen, tetapi juga kembali memupus harapan jutaan pendukung yang sudah lama menanti Brasil mengangkat trofi juara dunia.

Di tengah kekecewaan itu, Casemiro menjadi salah satu pemain yang paling terpukul. Gelandang senior Brasil tersebut tak mampu menyembunyikan kesedihannya usai pertandingan. Baginya, mengenakan seragam timnas dan membawa pulang Piala Dunia adalah impian yang dimiliki setiap anak Brasil sejak pertama kali mengenal sepak bola.

Dalam wawancara yang dikutip dari jurnalis Fabrizio Romano pada Senin (6/7/2026), Casemiro mengaku kesempatan tampil di Piala Dunia selalu menjadi sesuatu yang sangat berharga. Namun, kesempatan ketiganya kali ini kembali berakhir tanpa gelar.

"Ini adalah impian setiap orang Brasil untuk memenangkan Piala Dunia. Ketika kamu mulai bermain! Aku punya kesempatan ketiga," ujar Casemiro.

Ia mengungkapkan bahwa seluruh pemain telah memberikan kemampuan terbaik selama turnamen. Sayangnya, kerja keras tersebut belum cukup untuk membawa Brasil melangkah lebih jauh.

"Sulit. Aku hanya ingin bersama keluargaku. Kami telah berusaha sebaik mungkin, tapi kami kehilangan impian kami," katanya.

Casemiro juga menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh rakyat Brasil yang selalu memberikan dukungan tanpa henti. Menurutnya, para pemain sadar betul besarnya harapan yang dipikul setiap kali tampil di Piala Dunia.

"Kami mengecewakan semua orang Brasil," ucapnya.

Pernyataan yang paling menyentuh datang saat Casemiro menyebut generasi pemain saat ini akan selalu dikenang sebagai generasi yang gagal membawa Brasil kembali menjadi juara dunia.

"Kami akan selalu menjadi generasi yang tidak memenangkan Piala Dunia," tuturnya.

Brasil memang masih menjadi negara tersukses dalam sejarah Piala Dunia dengan koleksi lima gelar. Namun, trofi terakhir mereka diraih pada 2002. Sejak saat itu, berbagai generasi bertabur bintang silih berganti hadir, tetapi belum ada yang mampu mengembalikan kejayaan Selecao di panggung sepak bola dunia.

Kini, penantian itu kembali berlanjut. Brasil harus bangkit dari kekecewaan dan menunggu empat tahun lagi untuk mencoba mewujudkan impian meraih gelar juara dunia yang keenam.