TAKAWA.ID - Atletico Madrid menutup musim dengan hasil mengecewakan usai dibantai Villarreal dengan skor telak 5-1 pada pertandingan terakhir La Liga yang berlangsung di Estadio de la Cerámica, Minggu (24/5/2026). Tim asuhan Diego Simeone gagal membendung agresivitas tuan rumah yang tampil dominan sepanjang pertandingan.

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, kedua tim langsung bermain dengan intensitas tinggi. Namun, Villarreal mampu tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Dilansir dari laporan langsung abc.es, tuan rumah membuka keunggulan lewat titik putih setelah penjaga gawang Atletico Madrid, Juan Musso, melakukan pelanggaran terhadap Nicolas Pepe di dalam kotak penalti.

Gelandang senior Dani Parejo yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangan kaki kanan Parejo ke sisi kanan gawang tak mampu dijangkau Juan Musso sehingga Villarreal unggul 1-0.

Keunggulan tim tuan rumah kemudian bertambah melalui aksi Ayoze Perez. Penyerang Villarreal itu sukses mencetak gol lewat sepakan kaki kiri dari tengah kotak penalti setelah memanfaatkan serangan cepat yang dibangun rekan-rekannya.

Atletico Madrid sempat mencoba bangkit dengan meningkatkan tekanan ke lini pertahanan Villarreal. Lewat skema bola mati yang dipimpin Koke serta sejumlah upaya serangan dari lini tengah, Los Colchoneros beberapa kali mengancam gawang tuan rumah. Namun, rapatnya pertahanan Villarreal yang dikawal Pau Navarro dan Rafa Marin membuat peluang Atletico gagal berbuah gol.

Ketegangan pertandingan meningkat saat Giuliano Simeone menerima kartu kuning usai melakukan pelanggaran keras terhadap Alberto Moleiro. Villarreal tetap mampu menjaga ritme permainan dan terus menekan hingga memperlebar keunggulan.

Meski sempat memperoleh peluang setelah insiden handsball Ademola Lookman, Atletico Madrid gagal memaksimalkan momentum. Villarreal justru tampil semakin menggila dan menutup laga dengan kemenangan telak 5-1 atas Atletico Madrid.

Hasil ini menjadi penutup manis bagi Villarreal di hadapan pendukung sendiri, sementara Atletico Madrid harus mengakhiri musim dengan kekalahan besar yang meninggalkan catatan pahit.