KONAWE SELATAN, TAKAWA.ID - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Brian Yuliarto, melakukan kunjungan kerja ke lokasi pembangunan SMA Unggul Garuda di Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Rabu (1/7/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan progres pembangunan sekolah unggulan nasional itu berjalan sesuai target.

Setibanya di lokasi, Menteri Brian disambut Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara Aris Badara, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan.

Dalam peninjauan itu, Menteri Brian menegaskan bahwa penyelesaian pembangunan harus dilakukan tepat waktu tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan keamanan, terutama saat fasilitas mulai digunakan oleh para siswa.

"Gedung sekolah menjadi fokus utama penyelesaian karena akan menjadi fasilitas pertama yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Progres pembangunan gedung sekolah telah mencapai sekitar 87,58 persen, dengan target penyelesaian struktural dan fungsional pada Juli 2026 sehingga ruang-ruang kelas dapat segera dimanfaatkan," ujar Brian.

Selain gedung utama, Menteri juga memastikan pembangunan fasilitas pendukung seperti kantin, dapur, asrama putra dan putri, serta rumah dinas guru berjalan beriringan. Menurutnya, seluruh fasilitas tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung kenyamanan siswa maupun tenaga pendidik yang akan bertugas di SMA Unggul Garuda.

Dalam kesempatan itu, pihak pelaksana proyek memaparkan perkembangan pembangunan kawasan sekolah. Hingga 28 Juni 2026, progres keseluruhan proyek telah mencapai 61,933 persen. Kawasan sekolah yang dibangun meliputi gedung pembelajaran, asrama siswa, rumah kepala sekolah, hunian guru dan tenaga kependidikan, gedung multifungsi, kantin atau food court, fasilitas olahraga, serta berbagai sarana penunjang lainnya.

Usai menerima paparan, Menteri Brian bersama Gubernur Sulawesi Tenggara dan rombongan meninjau sejumlah titik pembangunan untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi dan standar yang telah ditetapkan.

Menteri Brian juga menginstruksikan agar progres pembangunan terus dipercepat sehingga pada Juli 2026 penyelesaian fisik dapat mencapai sekitar 90 persen, khususnya pada bangunan yang akan digunakan lebih awal untuk kegiatan belajar mengajar.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten dalam membangun pendidikan yang berkualitas.

"Kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten adalah langkah strategis yang mutlak diperlukan. Melalui sinergi ini, kita dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berdaya saing tinggi," katanya.

Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat pembangunan sektor pendidikan sekaligus memastikan SMA Unggul Garuda Konawe Selatan siap beroperasi sesuai jadwal.

Sebagai informasi, sebanyak 307 siswa terbaik dari berbagai daerah di Indonesia telah dinyatakan lolos sebagai angkatan pertama SMA Unggul Garuda. Mobilisasi peserta didik dijadwalkan berlangsung pada 16–19 Juli 2026, sedangkan kegiatan belajar mengajar akan dimulai secara resmi pada 20 Juli 2026.

Adapun berdasarkan target yang tercantum dalam papan proyek, penyelesaian pembangunan dijadwalkan hingga 27 September 2026, sementara masa pemeliharaan akan berlangsung mulai 28 September 2026 hingga 22 September 2027.