JAKARTA, TAKAWA.ID - Sebanyak 390 peserta yang terdiri atas anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Pusat Tahun 2025 dan siswa SMP Negeri 3 Tangerang Selatan mengikuti program “Istana untuk Anak Sekolah” yang diselenggarakan Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) di Aula Hoegeng, Gedung Sekretariat Kabinet, Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila tersebut menjadi wadah pembelajaran bagi generasi muda untuk memahami lebih dekat perjalanan bangsa, sistem pemerintahan, serta nilai-nilai kebangsaan yang menjadi dasar kehidupan bernegara.

Program ini diikuti oleh 115 anggota Paskibraka Tingkat Pusat Tahun 2025 dan 275 siswa SMP Negeri 3 Tangerang Selatan. Kehadiran para peserta di lingkungan pemerintahan diharapkan dapat memberikan pengalaman langsung sekaligus memperluas wawasan mengenai peran lembaga negara dalam melayani masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Rima Agristina, Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kemensetneg Eddy Cahyono Sugiarto, Direktur Penyelenggaraan Paskibraka BPIP Fuad Luthfi, serta Wakil Kepala SMP Negeri 3 Kota Tangerang Selatan Ujang Suryono.

Dalam kesempatan itu, Rima Agristina menilai program “Istana untuk Anak Sekolah” sebagai langkah positif dalam membangun kedekatan antara generasi muda dan institusi negara. Menurutnya, pengenalan terhadap sejarah bangsa dan tata kelola pemerintahan sejak usia sekolah penting untuk menumbuhkan kesadaran berbangsa dan bernegara.

Ia juga mengajak para peserta untuk menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus memperkuat semangat persatuan, gotong royong, dan cinta tanah air di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

"Melalui kegiatan ini, para peserta dapat melihat langsung jejak sejarah perjuangan bangsa sekaligus memahami tujuan didirikannya negara dan pentingnya menjaga kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pendiri bangsa,” ujar Rima.

Kegiatan edukatif ini, Kemensetneg dan BPIP berharap generasi muda semakin memahami identitas kebangsaan serta memiliki komitmen untuk menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) Kemensetneg Eddy Cahyono Sugiarto yang mengajak para pelajar dan calon Paskibraka untuk menjadi generasi yang berintegritas, memiliki cita-cita, serta menjunjung tinggi persatuan dan semangat kebangsaan. Menurut Eddy, generasi muda juga perlu memanfaatkan perkembangan teknologi secara positif sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.

“Generasi muda harus memiliki integritas, semangat belajar, serta memanfaatkan kemajuan teknologi untuk hal-hal yang positif. Adik-adik sekalian adalah calon pemimpin masa depan yang akan menentukan arah Indonesia ke depan,” ujar Eddy.

Sementara itu, Farrel Argantha Irawan dari Sekolah Highscope Indonesia TB Simatupang, Jakarta, yang bertugas sebagai pengibar bendera pusaka pada Upacara Peringatan HUT Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2025, menyampaikan bahwa mengunjungi kembali istana ini semakin memperkuat semangat nasionalisme dan tanggung jawabnya sebagai pengibar bendera pusaka.

“Menjadi Duta Pancasila bukan hanya sebuah gelar, tetapi juga amanah untuk terus menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap tindakan. Kami ingin menjadi contoh bagi generasi muda dalam menjaga persatuan, toleransi, dan semangat kebangsaan,” kata Farrel.