BAUBAU, TAKAWA.ID - Memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) tahun 2026, Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kota Baubau menggelar aksi nyata berupa bakti sosial (Baksos) dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Kegiatan yang dipusatkan di seputaran Kantor Dinsosnaker ini dilaksanakan pada Senin (4/5/2026) pagi.
Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Baubau, agenda ini melibatkan tenaga medis dari sejumlah Puskesmas dengan target sasaran mencapai 300 pekerja dan buruh. Selain cek kesehatan, momen ini juga diwarnai aksi kemanusiaan berupa pembagian 76 paket sembako bagi pekerja kategori rentan serta penyerahan santunan kematian oleh BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris dari empat orang pekerja, masing-masing senilai Rp42 juta.
Kepala Dinsosnaker Kota Baubau Dra. Hj. Amalia, M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan May Day 2026 yang difokuskan pada peningkatan kesejahteraan dan perlindungan pekerja di Kota Baubau.
”Karena dilaksanakan pada hari kerja, para peserta datang secara bergiliran agar tidak mengganggu produktivitas perusahaan masing-masing. Beberapa perusahaan di sekitar area kantor turut diundang untuk berpartisipasi dalam agenda ini,” ujar Amalia dalam keterangan persnya.
Amalia juga mengungkapkan bahwa meski belum ada alokasi anggaran khusus untuk perayaan May Day tahun ini, pihaknya tetap memaksimalkan anggaran internal demi memastikan hak dan kesejahteraan buruh tetap menjadi prioritas utama.
Langkah ini turut didukung oleh mitra seperti BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan yang hadir memberikan edukasi terkait hak-hak tenaga kerja. "Kami ingin memastikan bahwa setiap tenaga kerja di Kota Baubau mendapatkan jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan yang layak sesuai regulasi yang berlaku," tegas perwakilan Dinsosnaker.
Peringatan tahun ini merujuk pada tema nasional: "Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja" dengan tagline "Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama".
Melalui semangat tersebut, Pemerintah Kota Baubau berharap sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan pekerja semakin erat demi mendorong kemajuan ekonomi daerah yang lebih inklusif.


















