JAKARTA, TAKAWA.ID - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, A. Muhaimin Iskandar, resmi melantik dan mengukuhkan 14 pejabat struktural di lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM), Jakarta, Senin (04/05/2026).
Pelantikan ini menjadi bagian dari langkah untuk mempercepat kinerja serta memperkuat peran kementerian dalam mendorong pemberdayaan masyarakat.
Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia No. 9/KP.05.00 Tahun 2026, sebanyak sepuluh pejabat dilantik dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama. Sementara itu, melalui SK No. 10/KP.05.00 Tahun 2026, empat pejabat fungsional dan pengawas diangkat menjadi pejabat administrator dan pengawas.
Selain itu, enam orang juga resmi dilantik sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) berdasarkan SK No. 8/KP.05.00 Tahun 2026.
Dalam sambutannya, Muhaimin menyampaikan keyakinannya bahwa seluruh pejabat yang dilantik mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Ia juga menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam memperkuat peran Kemenko PM.
“Kemenko Pemberdayaan Masyarakat hadir dengan tekad kuat untuk mengakhiri siklus ketidakberdayaan yang masih dihadapi sebagian masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto tengah membangun sistem baru yang lebih progresif guna menciptakan ekosistem pembangunan nasional yang mendorong masyarakat menjadi lebih mandiri dan sejahtera.
Muhaimin menekankan bahwa Kemenko PM harus mampu mengorkestrasikan kebijakan, memperkuat sinergi lintas sektor, serta memastikan pengendalian program berjalan efektif untuk mengatasi kemiskinan dan ketimpangan.
Menurutnya, inti dari pemberdayaan masyarakat terletak pada peningkatan kemampuan berusaha dan berwirausaha, serta pembukaan lapangan kerja di sektor formal sebagai strategi utama pengentasan kemiskinan.
Ia juga menegaskan bahwa pelantikan dan rotasi pejabat merupakan bagian dari dinamika organisasi yang diperlukan untuk mempercepat kinerja. Seluruh pejabat diminta mengedepankan kerja tim dan meninggalkan pola kerja individual.
“Tidak ada waktu untuk menunggu. Kita harus bergerak lebih cepat, adaptif, terukur, dan memberikan dampak nyata. Bekerjalah sebagai tim, tidak ada ruang untuk one man show,” tegasnya.
Kepada para PNS yang baru dilantik, Muhaimin berpesan agar segera beradaptasi dengan ritme kerja yang dinamis serta menjaga integritas. Sementara itu, pejabat struktural diminta menjunjung tinggi akuntabilitas dan berani berinovasi.
Menutup arahannya, ia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang dilantik dan berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh dedikasi.
“Selamat atas amanah yang baru. Tunaikan dengan sungguh-sungguh dan bekerjalah dengan semangat penuh,” pungkasnya.















