BUTON, TAKAWA.ID - SMA Negeri 4 Pasarwajo menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah sebagai langkah awal membentuk karakter peserta didik baru. Selama lima hari pelaksanaan, siswa tidak hanya dikenalkan dengan lingkungan sekolah, tetapi juga dibekali nilai-nilai karakter melalui penerapan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sesuai petunjuk teknis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Kepala SMA Negeri 4 Pasarwajo, Marniati Murtaba, S.Pd, mengatakan pelaksanaan MPLS tahun ini berlangsung mulai Senin hingga Jumat dengan mengusung tema "Hari Baru Aman dan Nyaman di Sekolah". Seluruh rangkaian kegiatan dirancang agar siswa baru merasa nyaman, aman, dan senang saat memasuki lingkungan sekolah.
"Pelaksanaan MPLS mengacu pada petunjuk teknis yang telah ditetapkan kementerian. Arahan tersebut diteruskan kepada Dinas Pendidikan, kemudian disosialisasikan kepada sekolah-sekolah untuk dilaksanakan. Berdasarkan arahan itu, kami menyusun surat keputusan (SK), merancang desain kegiatan, dan mempersiapkan seluruh rangkaian MPLS," ujar Marniati, Rabu (15/7/2026).
Ia menjelaskan, materi yang diberikan selama MPLS mencakup Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, literasi dan numerasi, wawasan wiyata mandala, serta pengenalan lingkungan sekolah. Seluruh materi disampaikan dengan pendekatan yang ramah anak sehingga peserta didik dapat mengikuti kegiatan tanpa tekanan.
Menurut Marniati, MPLS merupakan kegiatan wajib yang pelaksanaannya juga menjadi bagian dari instrumen evaluasi pemerintah terhadap setiap sekolah.
"Sejauh ini seluruh materi MPLS dapat ditangani oleh pihak sekolah. Untuk materi bahaya narkoba, kami memiliki guru yang telah mengikuti pelatihan pencegahan narkoba yang diselenggarakan oleh Badan Narkotika Kota Baubau. Sementara materi lainnya, seperti Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, literasi, numerasi, bahaya judi online, dan berbagai edukasi lainnya disampaikan oleh guru sesuai kompetensi dan bidang tugas masing-masing," jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan tujuan utama MPLS adalah membantu siswa baru mengenal lingkungan sekolah sebelum resmi menjalani proses pembelajaran di SMA Negeri 4 Pasarwajo.
Pelaksanaan MPLS Ramah, lanjutnya, berlandaskan tiga prinsip utama, yakni ramah anak, ramah lingkungan, dan ramah biaya.
Melalui prinsip ramah anak, siswa diberi ruang untuk mengenali minat dan bakat, berinteraksi dengan teman sebaya, kakak kelas, guru, serta mengenal budaya sekolah. Sementara itu, prinsip ramah lingkungan ditanamkan melalui berbagai kegiatan yang mendorong siswa mencintai dan menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
Adapun prinsip ramah biaya memastikan seluruh kegiatan berlangsung tanpa pungutan biaya maupun kewajiban membeli atribut tertentu, sehingga tidak membebani orang tua maupun peserta didik.
"Dengan konsep ini, kami ingin memastikan seluruh siswa baru dapat mengikuti MPLS dengan aman, nyaman, dan menyenangkan, sekaligus memiliki kesempatan untuk menunjukkan potensi yang mereka miliki," katanya.
Marniati berharap, melalui kegiatan MPLS, peserta didik baru mampu tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter kuat serta menerapkan nilai-nilai Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam kehidupan sehari-hari.
"Kami berharap mereka berkembang menjadi peserta didik yang cerdas, berprestasi, dan memiliki banyak pengalaman berharga sebagai bekal menghadapi masa depan," tutupnya.











