BUTON, TAKAWA.ID - Tiga orang mengalami luka-luka setelah dua unit sepeda motor terlibat kecelakaan di Jalan Poros Pasarwajo–Wabula, tepatnya di depan pabrik penampungan ikan, Kelurahan Holimombo, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 15.30 WITA. Insiden tersebut juga mengakibatkan kedua kendaraan mengalami kerusakan berat.

Kecelakaan itu melibatkan La Gapuru (50), warga Kelurahan Kambula-Bulana, dan Rifal (20), warga Kelurahan Kombeli, yang saat itu mengendarai sepeda motor dengan membonceng Santika.

Benturan keras menyebabkan bagian depan kedua sepeda motor rusak berat. Serpihan bodi kendaraan berserakan di badan jalan, sementara ikan yang dibawa La Gapuru sepulang bekerja dari PT Triko ikut berhamburan di lokasi kejadian. Kondisi tersebut membuat sejumlah warga yang melintas langsung menghentikan perjalanan untuk memberikan pertolongan kepada para korban.

Rifal mengaku saat itu dirinya bersama Santika sedang menuju Kasosona, Desa Dongkala, setelah berangkat dari Kelurahan Kombeli. Namun ketika melintas di depan pabrik penampungan ikan, kecelakaan tidak dapat dihindari.

"Kami dari Kombeli mau ke Kasosona, Desa Dongkala. Pas sampai di depan pabrik penampungan ikan, tiba-tiba dari arah berlawanan ada sepeda motor yang mengambil arah jalan. Kami tidak sempat menghindar sehingga tabrakan pun terjadi," ujar Rifal saat diwawancarai.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, sepeda motor dari arah berlawanan tersebut dikendarai La Gapuru yang baru saja menyelesaikan pekerjaannya di PT Triko dan dalam perjalanan pulang menuju rumahnya di Kelurahan Kambula-Bulana.

Meski demikian, keterangan Rifal masih sebatas penuturan salah satu korban dan belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan penyebab kecelakaan. Kepastian mengenai kronologi maupun faktor penyebab insiden masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) serta penyelidikan dari pihak Kepolisian.

Akibat benturan tersebut, La Gapuru mengalami luka pada bagian jidat, lengan, dan lutut. Ia bahkan sempat kehilangan kesadaran selama beberapa menit sebelum akhirnya siuman. Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian segera mengevakuasinya ke RSUD Laburunci untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, Rifal mengalami luka pada bagian lutut, lengan, serta lecet di kedua tangan. Meski sempat diminta warga untuk ikut menjalani perawatan di rumah sakit, ia memilih menolak.

"Biar saja saya obati sendiri di rumah," kata Rifal kepada warga yang hendak membawanya ke rumah sakit.

Santika yang dibonceng Rifal juga mengalami luka lecet pada bagian lengan. Setelah mendapat pertolongan pertama dari warga, kondisinya dilaporkan tidak mengalami cedera serius.

Kecelakaan yang terjadi tidak jauh dari kawasan Pasar Kaloko itu sempat menjadi perhatian warga. Banyak masyarakat berkumpul di sekitar lokasi untuk membantu proses evakuasi korban sekaligus mengatur kendaraan yang melintas agar tidak terjadi kemacetan.

Tak lama setelah menerima laporan dari masyarakat, personel Satlantas Polres Buton tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP. Selain mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, petugas juga mengatur arus lalu lintas dan mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan guna menghindari kemacetan maupun insiden susulan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kepolisian belum menyampaikan keterangan resmi mengenai penyebab pasti kecelakaan maupun kondisi terkini para korban. Proses penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab insiden tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara. Kedisiplinan dalam mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kewaspadaan, dan menghormati sesama pengguna jalan menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya.