TAKAWA.ID - Blaugrana harus menelan kekalahan 1-3 dari Valencia pada laga lanjutan La Liga di Estadio Mestalla, Minggu (24/5/2026). Pertandingan ini sekaligus menjadi laga terakhir striker veteran Robert Lewandowski bersama Barcelona, yang ditutup dengan suasana haru di hadapan para pendukung setia.
Sejak awal laga, Valencia tampil tanpa rasa takut di depan publik sendiri. Baru enam menit pertandingan berjalan, Diego Lopez langsung memberi ancaman serius. Namun, peluang emas itu masih gagal berbuah gol setelah tembakannya melambung saat tinggal berhadapan dengan kiper Barcelona, Wojciech Szczesny.
Serangan Los Che terus mengalir. Pada menit ke-17, Hugo Duro nyaris memecah kebuntuan lewat sundulan tajam hasil umpan Diego Lopez. Sayangnya bagi tuan rumah, bola masih melayang tipis di atas mistar.
Barcelona perlahan bangkit dan mulai menemukan sentuhan permainan. Alejandro Balde hampir mencuri keunggulan pada menit ke-21 setelah bekerja sama apik dengan Dani Olmo. Namun, penyelesaian akhirnya hanya mengenai sisi luar gawang Valencia.
Jual beli serangan terus terjadi. Valencia kembali mengancam pada menit ke-28 lewat situasi bola mati, tetapi Ronald Araujo tampil sigap memblok peluang berbahaya sebelum Szczesny menggagalkan tembakan keras Filip Ugrinic.
Laga sempat berjalan panas dengan beberapa benturan antarpemain yang membuat pertandingan terhenti. Gerard Martin harus mendapat perawatan usai terkena kaki Luis Rioja, sementara Pepelu juga mengalami cedera ringan menjelang turun minum.
Drama hampir terjadi tepat sebelum jeda. Pada menit ke-45, Lewandowski menyambut sepak pojok dengan sundulan keras yang membuat stadion terdiam sesaat. Namun, dewi fortuna belum berpihak kepadanya setelah bola hanya menghantam tiang gawang. Babak pertama pun ditutup dengan skor kacamata, 0-0.
Memasuki babak kedua, Barcelona melakukan perubahan dengan memasukkan Xavi Espart menggantikan Ronald Araujo. Keputusan itu awalnya terlihat menjanjikan.
Akhirnya, kebuntuan pecah pada menit ke-60. Berawal dari bola liar di kotak penalti, Ferran Torres tanpa sengaja memberi umpan sempurna kepada Lewandowski. Tanpa ampun, striker asal Polandia itu menyambar bola untuk membawa Barcelona unggul 1-0. Gol tersebut sontak menjadi momen emosional, seolah menandai perpisahan indah sang bomber bersama Blaugrana.
Namun, Mestalla belum selesai menghadirkan drama.
Hanya lima menit berselang, petaka datang untuk Barcelona. Kesalahan fatal Xavi Espart di area pertahanan sendiri berhasil dimanfaatkan Javi Guerra yang melepaskan tembakan keras ke sudut gawang dan membuat skor kembali imbang 1-1.
Gol itu menjadi titik balik pertandingan. Valencia semakin percaya diri, sementara Barcelona mulai kehilangan kendali. Pada menit ke-71, Luis Rioja membuat publik Mestalla bergemuruh setelah aksi individunya menembus pertahanan Barcelona diakhiri sepakan kaki kiri akurat yang mengubah skor menjadi 2-1.
Valencia bahkan sempat mendapat hadiah penalti pada menit ke-76 setelah Marc Bernal dijatuhkan Jesus Vazquez. Namun, VAR membatalkan keputusan wasit karena pelanggaran dipastikan terjadi di luar kotak penalti.
Di menit-menit akhir, Barcelona berusaha mati-matian mengejar ketertinggalan. Andreas Christensen memperoleh dua peluang emas, tetapi kiper Valencia, Stole Dimitrievski, tampil bak tembok kokoh dengan penyelamatan krusial.
Saat Barcelona sibuk menyerang, Valencia justru memberikan pukulan terakhir. Pada menit ke-90+7, Guido Rodriguez melepaskan tembakan rendah dari luar kotak penalti yang gagal dihentikan Szczesny. Gol itu memastikan kemenangan 3-1 untuk Valencia sekaligus menutup malam pahit Barcelona.
Meski kalah, Barcelona tetap mengakhiri pekan di puncak klasemen La Liga. Sementara Valencia bertahan di posisi kesembilan. Namun, sorotan utama malam itu bukan sekadar hasil pertandingan—melainkan momen penuh haru ketika Lewandowski berpamitan dengan fans Blaugrana, mengakhiri perjalanannya bersama Barcelona dengan mata berkaca-kaca.

















