TAKAWA.ID - Inter Milan gagal meraih kemenangan saat bertandang ke markas Torino FC dalam lanjutan Serie A pekan ke-34. Laga yang berlangsung di Stadio Olimpico Grande Torino pada Minggu (26/4/2026) berakhir imbang dengan skor 2-2.

Datang dengan penuh percaya diri, Inter Milan langsung tampil menekan sejak awal pertandingan. Peluang pertama hadir pada menit ke-7 melalui sundulan Manuel Akanji, namun bola masih melenceng dari gawang.

Tekanan Inter akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-23. Marcus Thuram berhasil membuka keunggulan lewat sundulan memanfaatkan umpan matang dari Federico Dimarco. Bola tak mampu dijangkau kiper Torino, Alberto Paleari. Skor 1-0 untuk Inter bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Inter kembali menunjukkan dominasinya. Pada menit ke-61, Yann Bisseck menggandakan keunggulan lewat sundulan, lagi-lagi berkat assist dari Dimarco.

Namun Torino tidak menyerah begitu saja. Tim tuan rumah berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit ke-71 melalui gol Giovanni Simeone setelah menerima umpan dari Emirhan İlkhan.

Drama terjadi pada menit ke-79 saat wasit Maurizio Mariani menunjuk titik putih usai tinjauan VAR menyatakan Carlos Augusto melakukan handball di kotak penalti. Nikola Vlašić yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan imbang. Hasil ini membuat Inter Milan harus puas membawa pulang satu poin, sementara Torino menunjukkan semangat juang tinggi dengan bangkit dari ketertinggalan.

Klasemen Sementara Seri A 2025/2026:

  1. Inter — 34 main, 25 menang, 4 seri, 5 kalah, 80-31, selisih +49, 79 poin

  2. Napoli — 34 main, 21 menang, 6 seri, 7 kalah, 52-33, +19, 69 poin

  3. Milan — 34 main, 19 menang, 10 seri, 5 kalah, 48-27, +21, 67 poin

  4. Juventus — 34 main, 18 menang, 10 seri, 6 kalah, 57-29, +28, 64 poin

  5. Como — 34 main, 17 menang, 10 seri, 7 kalah, 59-28, +31, 61 poin

  6. Roma — 34 main, 19 menang, 4 seri, 11 kalah, 48-29, +19, 61 poin

  7. Atalanta — 33 main, 14 menang, 12 seri, 7 kalah, 45-29, +16, 54 poin

  8. Bologna — 34 main, 14 menang, 6 seri, 14 kalah, 42-41, +1, 48 poin

  9. Lazio — 33 main, 12 menang, 11 seri, 10 kalah, 34-30, +4, 47 poin

  10. Sassuolo — 34 main, 13 menang, 7 seri, 14 kalah, 41-44, -3, 46 poin

  11. Udinese — 33 main, 12 menang, 7 seri, 14 kalah, 38-43, -5, 43 poin

  12. Parma — 34 main, 10 menang, 12 seri, 12 kalah, 25-40, -15, 42 poin

  13. Torino — 34 main, 11 menang, 8 seri, 15 kalah, 39-56, -17, 41 poin

  14. Genoa — 34 main, 10 menang, 9 seri, 15 kalah, 40-48, -8, 39 poin

  15. Fiorentina — 34 main, 8 menang, 13 seri, 13 kalah, 38-45, -7, 37 poin

  16. Cagliari — 33 main, 8 menang, 9 seri, 16 kalah, 33-47, -14, 33 poin

  17. Lecce — 34 main, 7 menang, 8 seri, 19 kalah, 22-46, -24, 29 poin

  18. Cremonese — 34 main, 6 menang, 10 seri, 18 kalah, 26-51, -25, 28 poin

  19. Verona — 34 main, 3 menang, 10 seri, 21 kalah, 23-56, -33, 19 poin

  20. Pisa — 34 main, 2 menang, 12 seri, 20 kalah, 24-61, -37, 18 poin