KOLAKA, TAKAWA.ID – Wakil Bupati Buton Syarifudin Saafa, S.T., menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2027 yang diselenggarakan di Hotel Sutan Raja, Kolaka, Selasa (5/5/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA ini mengusung tema "Akselerasi Pembangunan Berkualitas yang Inklusif dan Berkelanjutan untuk Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat".
Dalam forum tersebut, Wakil Bupati Buton menyampaikan berbagai usulan program prioritas pembangunan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton. Salah satu poin yang ditegaskan adalah urgensi pembangunan kembali secara permanen Jembatan Waoleona di Kecamatan Lasalimu.
Jembatan ini merupakan infrastruktur yang berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi. Saat ini, kondisi Jembatan Waoleona dilaporkan sangat memprihatinkan karena masih menggunakan struktur kayu yang sudah mulai lapuk dan membahayakan akses mobilitas warga.
Camat Lasalimu Dr. La Ode Zahaba, S.Hi., M.Si menjelaskan jembatan Waoleona merupakan jembatan yang sangat vital secara ekonomi, sosial bagi masyarakat Buton Utara, Buton dan Kota Baubau dalam kehidupan sehari-hari terutama dalam jalur penyaluran hasil pertanian, perikanan dan bahan-bahan bangunan.
Kata dia sejak 2023 sampai 2025, tercatat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra telah dua kali merenovasi jembatan tersebut dengan bahan balok dan papan.
Namun sekarang jembatan itu kembali rusak, camat dan masyarakat mendesak serta berharap agar pemerintah sultra dalam hal ini Gubernur Andi Sumangerukka memperbaiki jembatan penghubung tersebut secara permanen.
“Di khawatirkan kalau tidak secepatnya diperbaiki akan menimbulkan korban kepada masyarakat dan kendaraan yang melewati jembatan tersebut,” ujar La Ode Zahaba, dilansir dari panduanrakyat.com, Selasa (5/5/2026).
Penyampaian usulan infrastruktur ini bukan tanpa alasan, melainkan merupakan perwujudan dari visi-misi pembangunan yang diusung oleh pasangan Alvin-Syarif. Fokus utama pasangan pimpinan daerah ini mencakup:
Perbaikan Infrastruktur: Memastikan aksesibilitas antarwilayah aman dan layak bagi masyarakat.
Peningkatan Ekonomi: Membuka jalur distribusi yang lebih efisien guna memacu pertumbuhan ekonomi lokal.
Optimalisasi Potensi Buton: Memanfaatkan kekayaan daerah melalui dukungan infrastruktur yang memadai.
Melalui Musrenbang ini, Pemkab Buton berharap Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dapat memberikan perhatian khusus dan segera merealisasikan perbaikan permanen Jembatan Waoleona agar konektivitas di wilayah Lasalimu dapat kembali normal dan aman bagi pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tenggara secara umum.
















