TAKAWA.ID - Harapan AC Milan untuk menutup musim dengan senyum berubah menjadi mimpi buruk. Bermain di hadapan pendukung sendiri di San Siro, Milan justru harus mengakui keunggulan Cagliari Calcio dengan skor 1-2 pada laga terakhir Serie A, Minggu (25/5/2026). Hasil pahit ini sekaligus mengubur asa Rossoneri tampil di Liga Champions musim depan dan memaksa mereka hanya berlaga di Liga Europa.

Laga baru berjalan dua menit, publik San Siro sempat bergemuruh. Berawal dari umpan sundulan matang Santiago Gimenez, bola sukses disambar Alexis Saelemaekers untuk membawa Milan unggul cepat 1-0. Awal sempurna itu seolah menjadi sinyal kebangkitan tim asuhan Massimiliano Allegri.

Namun, keunggulan tersebut ternyata tak bertahan lama. Cagliari perlahan keluar dari tekanan dan berhasil membungkam pendukung tuan rumah pada menit ke-20. Melalui skema sepak pojok, Gennaro Borrelli sukses memanfaatkan kelengahan lini belakang Milan untuk menyamakan skor menjadi 1-1.

Memasuki babak kedua, Milan mencoba meningkatkan tekanan demi mengamankan kemenangan yang sangat dibutuhkan. Sayangnya, alih-alih mencetak gol tambahan, Rossoneri justru kembali dihantam petaka.

Pada menit ke-75, Juan Rodríguez tampil sebagai mimpi buruk bagi publik San Siro. Tembakannya tak mampu dihentikan Mike Maignan dan membuat Cagliari berbalik unggul 2-1.

Dalam situasi tertinggal, pemain seperti Adrien Rabiot dan rekan-rekannya tampak kesulitan membongkar rapatnya pertahanan lawan. Bahkan, Milan nyaris kembali kebobolan saat Cagliari beberapa kali melancarkan serangan berbahaya lewat skema serangan balik.

Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-2 tak berubah. Kekalahan menyakitkan ini membuat AC Milan harus mengakhiri musim di peringkat keenam klasemen Serie A dengan koleksi 70 poin. Alih-alih tampil di panggung elite Eropa, Rossoneri kini harus puas mengalihkan fokus ke Liga Europa musim depan.