TAKAWA.ID - Tim nasional Swiss memastikan langkah ke babak perempat final setelah menyingkirkan Kolombia melalui drama adu penalti dengan skor 4-3 usai bermain imbang tanpa gol selama 120 menit di BC Place, Vancouver, Rabu (8/7/2026).

Pertandingan berlangsung sengit sejak menit pertama. Kolombia tampil agresif dengan mengandalkan kecepatan di sektor sayap, sementara Swiss mengimbangi lewat permainan disiplin dan penguasaan bola yang dikomandoi kapten Granit Xhaka di lini tengah.

Sepanjang waktu normal, kedua tim saling menciptakan peluang berbahaya. Kolombia tercatat lebih dominan dalam jumlah tembakan dengan 15 percobaan, tiga di antaranya mengarah ke gawang. Di sisi lain, Swiss hanya melepaskan tujuh tembakan dengan dua yang tepat sasaran. Namun, solidnya pertahanan dan penampilan gemilang kedua penjaga gawang membuat skor tetap 0-0 hingga 90 menit berakhir.

Memasuki babak perpanjangan waktu, intensitas pertandingan sedikit menurun akibat faktor kelelahan. Kolombia beberapa kali mengancam melalui serangan balik cepat, sedangkan Swiss mencoba memecah kebuntuan lewat tembakan dari luar kotak penalti. Meski demikian, tak ada gol yang tercipta hingga extra time usai sehingga pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.

Pada babak tos-tosan, mental para pemain Swiss terbukti lebih siap. Empat eksekutor mereka sukses menjalankan tugas dengan sempurna, sementara dua penendang Kolombia, D.M. Sanches dan C. Hernandez, gagal menaklukkan kiper Swiss yang tampil gemilang membaca arah bola.

Swiss pun memastikan kemenangan 4-3 dalam adu penalti sekaligus mengubur harapan Kolombia untuk melangkah lebih jauh. Meski James Rodriguez dan rekan-rekannya tampil lebih dominan dalam statistik serangan, mereka gagal memanfaatkan peluang yang dimiliki dan harus mengakhiri perjalanan di turnamen ini.

Kemenangan tersebut membawa skuad asuhan Murat Yakin melaju ke babak perempat final. Di fase delapan besar, Swiss akan menghadapi Argentina yang lebih dahulu memastikan tempat setelah menyingkirkan Mesir. Pertemuan kedua tim diprediksi berlangsung menarik karena sama-sama tampil konsisten sepanjang turnamen dan akan memperebutkan satu tiket menuju semifinal.