TAKAWA.ID - Argentina melanjutkan tren positifnya di Piala Dunia dengan mengalahkan Austria 2-0 dalam pertandingan Grup J yang berlangsung sengit di Dallas stadium, Selasa (23/6/2026) dini hari. Kemenangan ini tidak hanya memastikan langkah Albiceleste ke babak 32 besar, tetapi juga mengukuhkan posisi mereka di puncak klasemen grup.
Laga dimulai dengan tempo tinggi. Argentina langsung mengambil kendali permainan dan mendapatkan peluang emas saat pertandingan baru berjalan delapan menit. Lautaro Martinez dijatuhkan Stefan Posch di dalam kotak penalti sehingga wasit menunjuk titik putih. Lionel Messi yang dipercaya sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya setelah tendangannya melenceng dari sasaran.
Meski menyia-nyiakan kesempatan emas tersebut, Argentina tetap tampil dominan. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-38. Berawal dari aksi individu Thiago Almada yang berhasil mengecoh pemain bertahan Austria, bola kemudian diteruskan kepada Facundo Medina. Bek sayap tersebut mengirim umpan silang mendatar yang langsung disambar Messi untuk membawa Argentina unggul 1-0.
Austria mencoba bangkit selepas jeda. Mereka tampil lebih berani dan beberapa kali memberikan tekanan ke lini pertahanan Argentina. Namun, solidnya duet bek Argentina membuat berbagai peluang lawan gagal berbuah gol.
Di tengah upaya Austria mengejar ketertinggalan, Argentina harus kehilangan Cristian Romero yang mengalami cedera. Lionel Scaloni merespons dengan melakukan sejumlah perubahan, termasuk memasukkan Julian Alvarez untuk menambah daya gedor di lini depan. Alvarez sempat memperoleh peluang emas, tetapi gagal memanfaatkannya menjadi gol.
Ketika pertandingan tampak akan berakhir dengan skor tipis, Messi kembali menunjukkan kelasnya. Memasuki masa injury time, ia terlibat dalam proses serangan cepat yang membuat Julian Alvarez berhadapan langsung dengan kiper Austria. Meski peluang pertama Alvarez mampu digagalkan, bola muntah kembali jatuh ke arah Messi. Tanpa ragu, sang kapten langsung menyambar bola dan mencetak gol kedua Argentina sekaligus memastikan kemenangan 2-0.
Dua gol yang dicetak Messi pada pertandingan ini memiliki arti yang sangat istimewa. Selain menjadi penentu kemenangan timnya, gol tersebut juga membuatnya resmi melampaui rekor Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah putaran final Piala Dunia. Messi kini mengoleksi 18 gol di ajang sepak bola paling bergengsi tersebut.
Pencapaian itu semakin luar biasa mengingat usia Messi yang akan menginjak 39 tahun dalam waktu dekat. Ketajamannya belum menunjukkan tanda-tanda menurun. Dalam enam pertandingan Piala Dunia terakhir yang dijalaninya, ia telah mencetak 10 gol dan terus menjadi sosok sentral dalam permainan Argentina.
Kemenangan atas Austria membuat Argentina semakin nyaman memimpin Grup J dengan keunggulan tiga poin. Namun, di balik hasil positif tersebut, Scaloni masih memiliki pekerjaan rumah untuk meningkatkan efektivitas lini serang timnya yang sejauh ini masih sangat bergantung pada kontribusi dan kreativitas sang kapten, Lionel Messi.
















