TAKAWA.ID - Piala Dunia terus berkembang dari waktu ke waktu. Setelah resmi menambah jumlah peserta menjadi 48 tim pada edisi 2026, kini FIFA kembali membuka peluang untuk melakukan ekspansi yang lebih besar. Wacana penambahan peserta menjadi 64 tim pun mulai mencuat dan menjadi perbincangan hangat di dunia sepak bola.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyebut bahwa format baru dengan 48 peserta telah menunjukkan hasil yang positif. Menurutnya, semakin banyak negara yang tampil di Piala Dunia akan membuat turnamen semakin inklusif dan memberikan kesempatan kepada negara-negara yang selama ini belum pernah merasakan atmosfer kompetisi sepak bola terbesar di dunia.

"Turnamen yang menampilkan 48 tim nasional ini telah terbukti sangat sukses. Semua tim menunjukkan level permainan yang tinggi. 64 tim di Piala Dunia? Tanpa ragu, wacana ini akan dipertimbangkan setelah Piala Dunia saat ini berakhir. Saat menyelenggarakan turnamen, penting untuk mempertimbangkan tidak hanya Eropa dan Amerika Selatan, tetapi seluruh dunia," ujar Gianni Infantino, seperti dikutip dari Detik.com, Selasa (14/7/2026).

Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa FIFA ingin membuka kesempatan yang lebih luas bagi seluruh konfederasi. Jika jumlah peserta benar-benar bertambah menjadi 64 tim, peluang negara-negara yang selama ini kesulitan menembus putaran final Piala Dunia akan semakin besar.

Kehadiran lebih banyak tim juga diyakini akan memperluas jangkauan sepak bola di berbagai kawasan, termasuk Asia, Afrika, Oseania, hingga Amerika Utara dan Karibia. Negara-negara berkembang dalam dunia sepak bola berpotensi mendapatkan pengalaman berharga dengan tampil di panggung dunia.

Meski demikian, wacana tersebut diperkirakan masih akan melalui pembahasan panjang. FIFA perlu mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari format pertandingan, jadwal kompetisi, kesiapan tuan rumah, hingga kualitas persaingan agar Piala Dunia tetap menjadi turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.

Apabila rencana itu benar-benar terwujud, sejarah baru akan tercipta. Piala Dunia bukan hanya menjadi ajang persaingan negara-negara elite, tetapi juga panggung yang semakin terbuka bagi seluruh negara untuk mewujudkan mimpi tampil di kompetisi sepak bola terbesar di dunia.