TAKAWA.ID – Prancis menunjukkan kelasnya sebagai salah satu kandidat juara Piala Dunia 2026 usai menundukkan Swedia dengan skor telak 3-0 pada babak 32 besar di Stadion MetLife, Rabu (1/7/2026). Kylian Mbappe menjadi aktor utama kemenangan Les Bleus lewat dua gol yang ia cetak, sementara satu gol lainnya disumbangkan Bradley Barcola.

Sejak pertandingan dimulai, Prancis langsung mengambil alih penguasaan bola dan terus menekan pertahanan Swedia. Meski begitu, tim Skandinavia sempat memberi ancaman lebih dulu melalui sebuah tembakan yang memaksa lini belakang Prancis tetap waspada.

Memasuki pertengahan babak pertama, peluang demi peluang mulai berdatangan untuk Prancis. Bradley Barcola hampir membuka keunggulan pada menit ke-19, tetapi sepakannya masih melambung tipis di atas mistar. Tak lama berselang, Mbappe sempat membobol gawang Swedia, namun gol tersebut dianulir wasit karena posisi sang kapten sudah lebih dulu offside.

Tekanan Prancis semakin deras setelah jeda rehidrasi. Adrien Rabiot menguji ketangguhan Jacob Widell Zetterstrom lewat tembakan jarak jauh yang masih mampu ditepis sang penjaga gawang. Mbappe juga dibuat frustrasi setelah tendangannya menghantam tiang, disusul aksi akrobatik Michael Olise yang membentur mistar. Bola muntah kemudian jatuh ke kaki Ousmane Dembele, tetapi penyelesaiannya masih melebar.

Kebuntuan akhirnya terpecahkan tepat menjelang turun minum. Mbappe menunjukkan kualitasnya sebagai bintang tim dengan melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan melengkung yang bersarang di sudut gawang Swedia. Gol indah tersebut membawa Prancis unggul 1-0 hingga babak pertama usai.

Selepas jeda, Prancis tidak mengendurkan tempo permainan. Baru delapan menit babak kedua berjalan, Michael Olise mengirim umpan matang kepada Bradley Barcola yang tanpa kesulitan menaklukkan Zetterstrom untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Swedia mencoba bangkit melalui serangan yang dibangun Viktor Gyokeres dan Alexander Isak. Namun, pertahanan Prancis yang dikomandoi William Saliba dan Dayot Upamecano tampil begitu solid sehingga hampir tidak memberi ruang bagi para penyerang lawan untuk menciptakan peluang berbahaya.

Gol penutup lahir pada menit ke-74. Lagi-lagi Olise menjadi kreator dengan umpan terukurnya yang disambut sempurna oleh Mbappe. Tendangan sang kapten sukses mengubah skor menjadi 3-0 sekaligus memastikan kemenangan telak Prancis.

Lima belas menit menjelang pertandingan berakhir, pelatih Didier Deschamps menarik Mbappe keluar lapangan. Sang penyerang mendapat standing ovation dari para pendukung Prancis sebagai bentuk apresiasi atas penampilan luar biasanya yang menjadi pembeda dalam laga tersebut.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-0 tidak berubah. Prancis pun melangkah dengan penuh percaya diri ke babak 16 besar dan akan menghadapi Paraguay pada 4 Juli di Philadelphia dalam perebutan tiket menuju perempat final.