BUTON, TAKAWA.ID – Sebanyak 351 atlet karate dari 15 kontingen di Sulawesi Tenggara ambil bagian dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Inkanas Sultra Piala Kapolres Buton Cup III Tahun 2026. Kejuaraan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tersebut resmi dibuka Kapolres Buton AKBP Ali Rais Ndraha di Gedung Serba Guna Wakaka, Sabtu (25/7/2026).

Upacara pembukaan dipimpin langsung Kapolres Buton selaku Inspektur Upacara. Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra, S.H., perwakilan Pemerintah Kabupaten Buton Selatan, unsur Forkopimda Kabupaten Buton, jajaran pejabat utama Polres Buton, pengurus Forki dan KONI, serta para wasit, pelatih, official, dan ratusan atlet karate yang datang dari berbagai wilayah di Sulawesi Tenggara.

Sejumlah kontingen turut ambil bagian dalam kejuaraan ini, di antaranya Tim Karate Polda Sultra, Polres Buton, Kabupaten Buton, Kota Baubau, Kabupaten Wakatobi, Kabupaten Konawe Selatan, Kabupaten Buton Utara, serta sejumlah klub karate lainnya.

Dalam sambutannya, Kapolres Buton AKBP Ali Rais Ndraha mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kejuaraan tersebut. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan dapat terlaksana.

“Kejuaraan Daerah Karate Inkanas Sulawesi Tenggara Piala Kapolres Buton Cup III Tahun 2026 merupakan rangkaian kegiatan dalam memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80. Polri tidak hanya hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga berperan dalam membina generasi muda melalui kegiatan positif, sehat, dan berprestasi,” ujar Kapolres Buton.

Menurutnya, karate memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian dan karakter generasi muda. Karena itu, kejuaraan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi arena untuk mengejar kemenangan, tetapi juga menjadi ruang bagi para atlet untuk belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, dan sportivitas.

“Nilai-nilai disiplin, sportivitas, keberanian, tanggung jawab, kerja keras, dan rasa hormat yang diajarkan dalam karate merupakan bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan kehidupan,” ungkapnya.

Kapolres Buton juga berharap Kejurda Inkanas Sultra Piala Kapolres Buton Cup III dapat menjadi salah satu langkah dalam menemukan dan mengembangkan talenta-talenta muda di bidang karate. Para atlet yang tampil diharapkan mampu berkembang dan mengharumkan nama Inkanas Sulawesi Tenggara, baik di tingkat daerah, nasional maupun internasional.

“Kepada para atlet, bertandinglah dengan penuh semangat dan junjung tinggi sportivitas. Hormati setiap keputusan wasit dan juri, karena kemenangan maupun kekalahan merupakan bagian dari proses menuju prestasi yang lebih tinggi,” tambahnya.

Apresiasi juga diberikan Kapolres Buton kepada Pengurus Inkanas Sulawesi Tenggara, panitia pelaksana, sponsor, Forkopimda Kabupaten Buton, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung kelancaran pelaksanaan kejuaraan.

Kejurda Inkanas Sultra Piala Kapolres Buton Cup III Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 25 hingga 26 Juli 2026. Dalam kejuaraan tersebut, para peserta juga memperebutkan hadiah juara umum berupa uang pembinaan. Juara Umum I akan mendapatkan Rp5.000.000, Juara Umum II sebesar Rp3.000.000, dan Juara Umum III sebesar Rp2.000.000.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga bertujuan mempererat silaturahmi antar-karateka Inkanas Sultra, meningkatkan prestasi atlet, serta menanamkan karakter disiplin dan sportif. Kejuaraan ini sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui kegiatan olahraga.

Setelah upacara pembukaan selesai, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan atraksi peragaan jurus karate atau Kata, pertandingan Kumite, hingga pertandingan resmi atau Shiai. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam situasi aman, tertib, dan kondusif.

Pelaksanaan Kejurda Inkanas Sultra Piala Kapolres Buton Cup III menjadi salah satu bentuk sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pengembangan olahraga. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan ruang bagi generasi muda Sulawesi Tenggara untuk mengembangkan potensi sekaligus melahirkan atlet-atlet karate yang mampu berprestasi dan membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi.