BUTON, TAKAWA.ID - Wakil Bupati Buton, Syarifudin Saafa, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Hidayatullah, Kelurahan Wakoko, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sabtu (22/8/2026), berlangsung khidmat dan hadiri masyarakat kelurahan wakoko.
Dalam kesempatan tersebut, Syarifudin Saafa hadir memberikan sambutan sekaligus menyampaikan hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW. Ia mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi momentum untuk memperkuat keimanan sekaligus meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, Maulid Nabi memiliki pesan penting bagi umat Islam, di antaranya meningkatkan rasa cinta dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW, menjadikan sirah serta perjuangan Rasulullah sebagai inspirasi, mempererat silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah, serta memperbarui keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Syarifudin juga menekankan pentingnya mengambil keteladanan Rasulullah dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan. Sikap sabar dan tabah dalam menghadapi ujian, kasih sayang kepada sesama, serta kepedulian sosial merupakan nilai yang relevan untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia menilai nilai-nilai keteladanan Rasulullah juga sejalan dengan falsafah kehidupan masyarakat Buton. Nilai pomaemaeka, yakni saling menghormati dan memiliki rasa malu; pomaamasiaka, saling mengasihi; poangka-angkataka, saling mengangkat dan menolong; serta popiapiara, saling memelihara, menjadi nilai penting dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis.
Selain itu, kejujuran, keadilan dan amanah, kata Syarifudin, perlu terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan keluarga maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
“Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya kita jadikan sebagai sarana untuk memperkokoh iman dan takwa sekaligus memperkuat persatuan di tengah keberagaman,” kata wabup.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar bersama-sama menghindari perpecahan dan fitnah serta bijak dalam menggunakan media sosial. Menurutnya, menjaga kondusivitas wilayah dan kedamaian sosial merupakan tanggung jawab bersama.
Di akhir hikmah Maulid, Syarifudin mengajak seluruh masyarakat untuk memanjatkan doa bersama demi keselamatan, kedamaian dan kesejahteraan seluruh warga Kabupaten Buton.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Hidayatullah tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan peringatan semata, tetapi mampu menjadi pengingat bagi masyarakat untuk menerapkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari serta memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat.


















