JAKARTA, TAKAWA.ID – Wakil Bupati Buton Syarifudin Saafa, S.T., hadir di tengah-tengah hangatnya suasana kekeluargaan dalam acara Halal Bihalal dan Silaturahmi Kerukunan Diaspora Masyarakat Buton Jabodetabek. Acara yang digelar di Gedung Graha Dirgantara, Jakarta Timur, Sabtu (9/5/2026), menjadi ajang "melepas rindu" bagi warga Buton di perantauan.
Tak sekadar hadir memberikan sambutan resmi, orang nomor dua di Kabupaten Buton ini juga naik ke panggung sebagai panelis talkshow budaya. Dengan gaya yang santai namun bernas, Syarifudin membedah tema menarik: "Kekayaan Kuliner Buton Dalam Perspektif Pemerintah Daerah".
Pertemuan ini menjadi momen penting bagi warga Buton yang tinggal di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi untuk memperkuat ikatan batin dengan tanah kelahiran.
Dalam sambutannya, Wabup Syarifudin menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya kepada para diaspora yang tetap solid menjaga persatuan. Baginya, warga Buton di perantauan bukan sekadar penduduk luar daerah, melainkan duta budaya dan mitra strategis untuk membangun Buton dari jauh.
"Semangat silaturahmi ini adalah kekuatan kita. Meski Bapak dan Ibu jauh dari tanah Buton, pemikiran, jejaring, dan rasa cinta terhadap budaya luhur kita tetap menjadi mesin penggerak kemajuan daerah. Di mana pun kita berada, mari kita pegang teguh prinsip Poma-maasiaka, Popia-piara, Poanga-angaktaka," ajak Syarifudin Saafa dengan penuh semangat.
Saat sesi talkshow, Syarifudin menegaskan pentingnya menjaga identitas budaya termasuk kuliner khas di tengah gempuran modernisasi kota besar. Ia menekankan bahwa nilai-nilai luhur dari masa Kesultanan Buton harus tetap "hidup" dan dipraktikkan oleh generasi muda diaspora agar jati diri mereka tidak pudar ditelan zaman.
Acara yang berlangsung penuh keakraban ini juga dihadiri oleh Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., para tokoh masyarakat Buton di Jakarta, sesepuh kerukunan, hingga kalangan mahasiswa. Harapannya, sinergi antara Pemkab Buton dan diaspora bisa semakin kuat, terutama dalam mempromosikan pariwisata dan keunikan budaya Buton di level nasional.
Pertemuan pun diakhiri dengan diskusi santai mengenai rencana kolaborasi untuk memajukan UMKM lokal Buton melalui bantuan teknologi digital dan jaringan pasar di ibu kota.



















