JAKARTA, TAKAWA.ID - Ketua Dewan Perwakilam Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Puan Maharani meminta pemerintah memperketat pengawasan terhadap potensi masuknya jaringan judi online asing ke Indonesia. Hal itu disampaikan menyusul diamankannya 321 Warga Negara Asing (WNA) yang diduga terlibat dalam tindak pidana judi daring jaringan internasional di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta, Sabtu, 09/05/2026.
Puan menegaskan pemerintah harus segera mengambil langkah antisipatif agar Indonesia tidak menjadi tempat persinggahan maupun pusat operasi praktik judi online internasional. Menurutnya, adanya indikasi pergeseran aktivitas jaringan judi online ke Indonesia harus menjadi perhatian serius seluruh pihak terkait.
“Kita harus melakukan antisipasi, jangan sampai kemudian kalau ada pihak-pihak yang berkeinginan menjadikan Indonesia sebagai tempat persinggahan atau sebagai tempat utama judi online, tentu saja itu jangan sampai terjadi,” ujar Puan usai agenda Rapat Paripurna di Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (12/5/2026).
Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan itu menilai pengawasan terhadap lalu lintas warga asing, termasuk melalui sistem keimigrasian, perlu diperkuat secara berkala. Upaya tersebut dinilai penting untuk mencegah berkembangnya aktivitas ilegal lintas negara yang berpotensi merugikan masyarakat serta mengganggu stabilitas sosial.
Selain pengawasan yang diperketat, Puan menekankan langkah pencegahan tidak boleh dilakukan hanya ketika kasus mencuat ke publik. Ia meminta pemerintah membangun sistem pengawasan yang konsisten dan berkelanjutan guna mencegah penyalahgunaan wilayah Indonesia sejak dini.
DPR, lanjut Puan, juga mendorong penguatan koordinasi antarkementerian dan lembaga terkait, termasuk aparat penegak hukum serta imigrasi, dalam mengawasi aktivitas WNA yang mencurigakan. Ia berharap langkah pengawasan dan penindakan terhadap praktik judi online lintas negara dapat dilakukan secara tegas dan terukur agar Indonesia tidak menjadi sasaran baru operasi jaringan perjudian internasional.



















