BUTON, TAKAWA.ID - Taman Baca Maimo (TBM) berhasil terpilih sebagai salah satu komunitas literasi terbaik dalam Program Iqro yang diselenggarakan oleh Komang Foundation tahun 2026.

Diketahui, Program Komang Foundation mencari lima komunitas literasi terbaik di Sulawesi Tenggara yang tersebar di tiga wilayah, yakni Buton, Wakatobi, dan kawasan pesisir Sulawesi Tenggara pada tahun 2026.

Keberhasilan TBM Maimo menjadi salah satu komunitas terpilih dinilai sebagai capaian membanggakan bagi pegiat literasi di Kabupaten Buton.

Sekretaris Komunitas Taman Baca Maimo Jefri, mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Ia mengungkapkan bahwa awalnya pihak komunitas sempat merasa pesimis saat mendaftarkan diri dalam program tersebut.

“Setelah kami melihat informasi itu, kami mencoba mendaftar walaupun agak pesimis untuk lolos, karena kami pikir pasti banyak komunitas atau pegiat literasi lain yang ikut mendaftar. Namun mungkin memang sudah rezeki, alhamdulillah kami lolos dan sangat bersyukur atas apa yang kami capai,” ujar Jefri dalam keterangannya, Minggu (24/5/2026).

Lebih lanjut, Jefri mengajak masyarakat, khususnya para orang tua, untuk memanfaatkan keberadaan TBM Maimo sebagai wadah pendidikan nonformal bagi anak-anak, terutama yang belum bisa membaca atau ingin belajar keterampilan lainnya.

“Kami mengajak masyarakat, khususnya orang tua yang memiliki anak yang belum tahu membaca ataupun ingin belajar hal lain, ayo ajak anaknya untuk bergabung dan menjadi bagian dari Taman Baca Maimo. Taman baca ini hadir untuk membantu tugas orang tua dalam mendidik anak-anak yang belum tahu membaca. Selain program membaca, kami juga memiliki berbagai program lainnya,” lanjutnya.

Di akhir keterangannya, Jefri berharap pencapaian ini dapat menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Buton sekaligus mendorong perhatian lebih dari pemerintah terhadap komunitas dan pegiat literasi.

“Kami berharap pencapaian ini dapat membanggakan Kabupaten Buton. Selain itu, semoga pemerintah lebih memperhatikan kebutuhan teman-teman komunitas dan pegiat literasi di Kabupaten Buton sebagai upaya mencerdaskan anak bangsa,” tutupnya.