BUTON, TAKAWA.ID – Wakil Bupati Buton Syarifudin Saafa, S.T., mewakili Bupati Buton, secara resmi menghadiri sekaligus membuka kegiatan Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kabupaten Buton Tahun 2026. Acara pembukaan ini berlangsung khidmat di Halaman Gedung Fasilitas Layanan Perpustakaan Daerah Kabupaten Buton, Jalan Balai Kota, Kecamatan Pasarwajo, Senin (18/5/2026) pukul 10.00 WITA.

Acara ini diinisiasi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Buton ini sebagai upaya meningkatkan minat baca, kecintaan terhadap literasi, serta pelestarian budaya melalui cerita rakyat dan kisah kepahlawanan daerah.

Acara yang bernuansa edukatif ini turut dihadiri oleh jajaran unsur Forkopimda dan pejabat daerah, di antaranya Wakapolres Buton, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Buton, serta para Camat se-Kabupaten Buton yang ikut memberikan dukungan bagi perwakilan siswa dari wilayah masing-masing.

Dalam sambutannya mewakili Bupati, Wakil Bupati Syarifudin Saafa, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya Lomba Bertutur ini. Kegiatan ini dinilai sangat strategis dalam menumbuhkan kegemaran membaca serta mengasah kemampuan literasi dan keberanian anak-anak sejak usia dini.

"Lomba Bertutur tingkat SD/MI ini bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah untuk menggali potensi, membentuk karakter, serta meningkatkan kecintaan generasi muda kita terhadap budaya dan literasi daerah maupun nasional," ujar Wakil Bupati Buton.

Lomba ini terbuka untuk peserta perwakilan sekolah maupun umum, khususnya siswa kelas 4 dan 5 SD/MI sederajat di wilayah Kabupaten Buton. Pendaftaran dibuka mulai 23 April hingga 4 Mei 2026 dan tidak dipungut biaya (gratis).

Ketentuan dan Materi Lomba

Peserta diwajibkan membawakan cerita yang bersumber dari kisah kepahlawanan atau legenda rakyat, khususnya yang berasal dari Sulawesi Tenggara. Cerita yang disampaikan tidak diperkenankan berasal dari fabel atau tokoh binatang. Selain itu, materi lomba harus bebas dari unsur SARA, pornografi, dan kekerasan.

Peserta diperbolehkan menggunakan alat peraga secara mandiri untuk mendukung penampilan, dengan ketentuan alat tersebut hanya sebagai pendukung cerita, bukan sekadar dekorasi. Bahasa yang digunakan dalam penyampaian adalah Bahasa Indonesia.

Syarat Peserta

Beberapa persyaratan utama yang harus dipenuhi peserta antara lain:

  1. Siswa kelas 4 atau 5 SD/MI sederajat di Kabupaten Buton

  2. Mendapat persetujuan dari pihak sekolah

  3. Diutamakan dari sekolah yang memiliki perpustakaan aktif

Total Hadiah

Panitia menyediakan total hadiah sebesar Rp16.500.000 bagi para pemenang, sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan kemampuan bertutur peserta.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Buton berharap perpustakaan daerah dapat terus dimaksimalkan sebagai pusat sumber ilmu pengetahuan bagi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah sebagai calon penerus pembangunan di Kabupaten Buton.