TAKAWA.ID - Argentina kembali menorehkan sejarah dengan memastikan tempat di final Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Timnas Inggris. Keberhasilan tersebut membuat La Albiceleste mencatatkan tiga kali tampil di partai puncak dalam empat edisi Piala Dunia terakhir, sebuah bukti konsistensi mereka sebagai salah satu tim terbaik dunia.

Meski tampil impresif sepanjang turnamen, perjalanan Argentina tak lepas dari sorotan. Sejumlah pihak menilai tim besutan Lionel Scaloni kerap mendapat keuntungan dari keputusan wasit di berbagai pertandingan. Tudingan itu pun ramai diperbincangkan di media maupun kalangan pencinta sepak bola.

Menanggapi berbagai komentar tersebut, kapten Argentina Lionel Messi akhirnya angkat bicara. Peraih delapan Ballon d'Or itu menegaskan bahwa seluruh pencapaian timnya diraih berkat kerja keras, kualitas permainan, dan konsistensi yang telah mereka bangun selama beberapa tahun terakhir.

"Sejauh ini kami adalah tim terbaik dalam empat tahun terakhir ini, suka atau tidak suka, dan apa pun yang dikatakan orang lain. Sekali lagi, kami menegaskan diri sebagai dua tim terbaik di dunia. Hal itu membuktikan bahwa semua yang sudah kami lakukan bukanlah kebetulan dan tidak ada yang diberikan kepada kami begitu saja," ujar Messi, dikutip dari Detik.com, Jumat (17/7/2026).

Pernyataan Messi menjadi jawaban atas anggapan bahwa keberhasilan Argentina tidak murni karena kemampuan mereka di atas lapangan. Menurutnya, pencapaian La Albiceleste merupakan hasil dari kerja keras seluruh pemain, staf pelatih, serta proses panjang yang telah dijalani sejak beberapa tahun terakhir.

Di bawah kepemimpinan Lionel Scaloni, Argentina memang menjelma menjadi salah satu tim paling konsisten di dunia. Penampilan solid, mental juara, serta kualitas permainan yang terus terjaga membuat mereka kembali melangkah hingga laga final dan berpeluang menambah koleksi gelar Piala Dunia.

Kini, Argentina hanya berjarak satu pertandingan lagi untuk kembali mengangkat trofi paling bergengsi di dunia sepak bola. Sementara itu, Messi berharap timnya terus fokus menghadapi partai final dan tidak terpengaruh oleh berbagai komentar maupun kontroversi yang berkembang di luar lapangan.