BUTON, TAKAWA.ID – Pemerintah Kabupaten Buton mengambil langkah tegas dalam mengamankan dan menertibkan aset daerah. Seluruh alat berat milik Pemerintah Daerah (Pemda) yang selama ini dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan tersebar di berbagai tempat, bahkan hingga ke luar wilayah Kabupaten Buton, kini telah berhasil ditarik kembali secara keseluruhan ke wilayah Buton.
Langkah ini diambil setelah sebelumnya keberadaan sejumlah alat berat tersebut tidak terpantau secara jelas, yang berdampak pada sangat minimnya kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor sewa alat berat.
Wakil Bupati Buton Syarifudin Saafa, S.T., memberikan apresiasi khusus atas kinerja cepat jajaran Dinas PU dalam mengeksekusi penertiban aset ini.
"Saya memberikan apresiasi khusus kepada Plt. Kepala Dinas PU Kabupaten Buton dan seluruh jajaran yang bergerak cepat menerjemahkan arahan pimpinan. Selama ini, alat-alat berat tersebut tidak diketahui pasti keberadaannya, sehingga retribusi sewa alat berat sebagai bagian dari PAD kita sangat minim sekali," ujar Wakil Bupati saat melihat kondisi alat berat tersebut di Pusat Perkantoran Takawa, Minggu, 17/05/2026.
Dengan kembalinya seluruh armada alat berat tersebut ke Kabupaten Buton, pemerintah daerah kini memiliki kendali penuh untuk memaksimalkan pemanfaatan aset, baik untuk percepatan pembangunan infrastruktur internal maupun optimalisasi pendapatan daerah.
"Maka dengan ditariknya semua alat berat tersebut, langkah selanjutnya tinggal kita ambil tindakan penanganan, perbaikan, serta pengelolaan yang profesional. Kita ingin memastikan aset-aset ini memberikan kontribusi positif dan nyata bagi kemajuan daerah serta kesejahteraan masyarakat Buton," tegas Syarifudin.
Penertiban aset ini diharapkan dapat mendukung langsung agenda kedaruratan infrastruktur yang sedang berjalan di Kabupaten Buton, seperti rencana perbaikan jalan Labuandiri serta pembangunan penahan abrasi di SMPN 51 Satu Atap Buton yang memerlukan dukungan alat berat terintegrasi.




















