JAKARTA, TAKAWA.ID - Presiden Prabowo Subianto mengusulkan Destry Damayanti sebagai kandidat Gubernur Bank Indonesia (BI) definitif. Saat ini, Destry masih menjalankan tugas sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, pemerintah hanya mengusulkan satu nama kepada DPR RI untuk mengisi posisi Gubernur BI definitif.

“Namanya tunggal, satu nama, yaitu atas nama Ibu Destry yang beliau sekarang menjabat Penjabat Gubernur BI sementara,” ujar Prasetyo di Gedung DPR RI dikutip dari Kompas.com, Senin (10/8/2026).

Destry ditunjuk sebagai Pjs Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatan Gubernur Bank Indonesia pada 27 Juli 2026. Penunjukan tersebut dilakukan untuk mengisi kekosongan kepemimpinan di bank sentral.

Kini, Presiden Prabowo mengajukan nama Destry kepada DPR RI sebagai kandidat Gubernur BI definitif. Dengan demikian, posisi Destry sebagai Pjs Gubernur BI masih bersifat sementara dan belum menjadi Gubernur BI definitif.

Sebelum dipercaya menjalankan tugas sebagai Pjs Gubernur BI, Destry merupakan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia. Ia menjabat untuk periode pertama pada 2019–2024 dan kembali dipercaya untuk periode 2024–2029.

Destry memiliki rekam jejak panjang di bidang ekonomi, perbankan, akademik, riset, dan pemerintahan.

Ia menyelesaikan pendidikan S-1 Ekonomi di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Pendidikan kemudian dilanjutkan di Cornell University, New York, Amerika Serikat, dengan meraih gelar Master of Science di bidang Regional Science.

Karier profesional Destry dimulai di Citibank Indonesia pada 1997–2000. Setelah itu, ia menjadi Senior Economic Adviser untuk Duta Besar Inggris di Indonesia pada 2000–2003.

Destry juga pernah berkiprah sebagai peneliti dan pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Di sektor keuangan, ia pernah menjabat Chief Economist Mandiri Sekuritas pada 2005–2011 dan kemudian Chief Economist Bank Mandiri pada 2011–2015.

Pengalamannya di pemerintahan antara lain sebagai pimpinan Satuan Tugas (Satgas) Ekonomi Kementerian BUMN pada 2014–2015. Setelah itu, Destry menjabat sebagai anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada 2015–2019.

Pada 2019, Destry masuk jajaran pimpinan Bank Indonesia sebagai Deputi Gubernur Senior. Ia kemudian kembali dipercaya untuk periode kedua pada 2024–2029.

Dengan pengalaman panjang tersebut, Destry kini diajukan Presiden Prabowo sebagai kandidat tunggal Gubernur BI definitif. Proses selanjutnya akan dilakukan melalui mekanisme pembahasan dan persetujuan di DPR RI sebelum penetapan Gubernur BI definitif.